Mengatasi Rasa Cemburu Anak

Senin, 2 Maret 2015 di Post oleh Admin

 

Rasa cemburu merupakan perasaan normal. Cemburu merupakan sarana yang akan mengantarkan seorang anak pada kurangnya kepercayaan terhadap dirinya sendiri, ataupun membangkitkannya untuk melakukan permusuhan, perusakan dan juga kemarahan

Rasa cemburu seorang anak disebabkan karena adanya ketidak percayaan terhadap dirinya sendiri. Cemburu pada anak itu sendiri dapat muncul karena berbagai keadaan, seperti: kelahiran anak baru, atau anak merasa kecewas karena tidak bisa mendapatkan hal yang iya harapkan sedangkan anak lain mendapatkannya.

Namun pada intinya, ketakutan terbesar anak lebih kearah ketakutan bahwa ia tidak akan mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya karena ia belum paham mengenai konsep hubungan keluarga.

Contohnya, bila seorang anak memiliki adik dan perhatiann kedua orang tuanya akan lebih terfokus pada adiknya yang masih butuh banyak perhatian. Namun bagi sang anak ia hanya tahu bahwa orang tuanya sudah tidak terlalu memperhatikannya, saat itulah rasa cemburu anak berkembang.

Dampak yang bisa ditimbulkan dari kecemburuan sang anak:

  1. Ketidak stabilan emosi, Ia akan lebih cenderung cengeng, mudah emosi bahkan bisa melakukan hal seperti memukul orang tua ataupun adik barunya.
  2. Kemunduran dari perkembangannya. Contohnya bila sebelumnya ia sudah bisa makan sendiri, tiba-tiba ia tidak mau makan bila tidak disuapi.
  3. Melawan. Perubahan drastis ini dapat terjadi bila seorang anak sudah mulai merasa cemburu, ia tidak akan segan-segan untuk melawan kedua orang tuanya.
  4. Cengeng. Dengan menangis ia menyelesaikan masalah yang tidakbisa ia hadapi dan selesaikan sendiri.

Namun ada baiknya orang tua mengerti bahwa, dampak-dampak ini adalah cara sang anak untuk mendapatkan kembali perhatian kedua orangtuanya. Oleh karena itu orang tua harus bisa mengarahkan sang anak agar bisa menerima perubahan tanpa membuat sang anak merasa kekurangan kasih sayang. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu;

  1. Bila situasinya Anda memiliki kelahiran anak baru, maka jangan abaikan juga anak yang lebih tua dan anda harus memberikan perhatian pada yang lebih kecil selazimnya, sesuai dengan kadar kebutuhannya.
  2. Berinteraksi lebih baik dengan anak yang lebih tua agar ia bisa mengerti dan jangan membentak.
  3. Tetap memberikan kasih sayang dan perhatian pada kedua anak anda.  
  4. Tanamkan rasa  kasih sayang kepada adiknya, dan katakan kepada anak yang lebih tua berulang-kali kalau ayah, bunda dan adik sayang kepada kakak. Sehingga akan membuatnya senang dan mengurangkan rasa cemburunya. Anak yang lebih tua biasanya butuh waktu untuk bisa mengungkapkan rasa sayangnya pada adiknya. Biarkan anak mengungkapkan perasaannya terhadap adik.
  5. Hindari memposisikan anak yang lebih tua pada posisi selalu mengalah. Anak yang lebih tua tidak harus selalu mengalah dari sang adik. Lebih baik terapkan asas keadilan. Seorang kakak yang selalu dituntut mengalah akan merasa semakin tersisih dan memperbesar rasa cemburunya.
  6. Berikan anak yang lebih tua waktu untuk beradaptasi. Bagi setiap anak, ini bisa berbeda-beda waktunya. Jadi, jangan berharap masalah ini akan hilang semudah membalik telapak tangan. Tentu saja dibutuhkan kesabaran dan pengertian dari orang tua untuk melewati masa-masa ini.
  7. Jadikan kehadiran anak yang lebih tua penting untuk adiknya.