Tips Lindungi Diri dari dari Gigitan Nyamuk Penyebab Demam Berdarah

Senin, 9 Desember 2019 di Post oleh Admin

 

 

 

 

Gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan gatal dan kemerahan tapi juga penyakit serius seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Nyamuk merupakan salah satu binatang yang paling mematikan di muka bumi ini. Betapa tidak, meski bentuknya kecil, tapi nyamuk bisa menyebarkan penyakit serius seperti demam berdarah, malaria dan filariasis (kaki gajah). Menurut data WHO lebih dari 1 juta penduduk dunia meninggal akibat gigitan nyamuk. 

Demam Berdarah Dengue (DBD) sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Pada 2017, terdapat 68.407 kasus DBD di Indonesia dengan 493 kematian.  

Gejala DBD 

Demam Berdarah Dengue tidak ditularkan dari orang ke orang secara langsung, melainkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk bercorak hitam putih ini mengisap darah orang yang sudah terinfeksi virus dengue, kemudian menggigit orang lain sehingga terjadilah penularan. 

Nyamuk Aedes aegypty jantan berukuran lebih kecil dari betina dan hanya makan dari buah. Sedangkan nyamuk betina selain makan dari buah, juga mengisap darah untuk perkembangan telurnya. Gigitan nyamuk Aedes aegypti kebanyakan pada siang hari. 

DBD bisa terjadi pada siapa saja, tidak mengenal usia dan gender. Tinggal di daerah tropis seperti Indonesia menyebabkan kita berisiko tinggi terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti. Anda yang pernah terinfeksi virus demam dengue juga berisiko tinggi terkena gigitan nyamuk ini. 

Gejala mirip flu, seperti demam tinggi hingga 40°C dan sakit kepala, terjadi selama 4-10 hari setelah gigitan nyamuk terinfeksi.  Gejala demam berdarah parah meliputi penurunan suhu, sakit perut yang parah, muntah terus menerus, pernapasan cepat, gusi berdarah, kelelahan, gelisah dan muntah darah.

 

JIka Anda atau kerabat mengalami beberapa gejala di atas, segera memeriksakan diri ke dokter.  Perawatan medis sangat penting selama 24-48 jam berikutnya setelah gejala dikenali untuk menghindari komplikasi dan risiko kematian.

Hindari gigitan nyamuk

Belum ada pengobatan khusus untuk demam berdarah. Karena itu, butuh upaya pencegahan DBD dari diri sendiri dan orang di sekitar rumah agar penyakit ini tidak menyebar. Bagaimana caranya?

-Menguras bak mandi seminggu sekali agar nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak.

-Bersihkan juga wadah penampung air lainnya seperti baskom, vas bunga, ember dan lainnya karena bisa menjadi sarang nyamuk.

-Hindari menumpuk atau menggantung baju terlalu lama karena bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

-Biasakan untuk menutup pintu dan jendela untuk menghindari masuknya nyamuk dari luar rumah.

-Pasang kasa nyamuk pada setiap lubang ventilasi di jendela. Bila perlu memasang kelambu di kamar tidur.

-Penggunaan obat antinyamuk yang aman juga disarankan untuk melumpuhkan nyamuk.

-Gunakan seluruh anggota keluarga dengan Caladine Mosquito Repellent yang teruji klinis  membantu mencegah dari gigitan nyamuk selama 8 jam untuk jenis nyamuk DBD, malaria dan kaki gajah.

Mengandung bahan aktif Picaridin 10%, Caladine Mosquito Repellent tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan  iritasi pada kulit. Untuk perlindungan optimal, oleskan secara merata pada bagian tubuh yang ingin dilindungi dari gigitan nyamuk. Awasi pemakaian pada anak di bawah 3 tahun.

Caladine Mosquito Repellent, membantu mencegah Anda dan keluarga dari gigitan nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue.